Bersabar dalam Menanti Jodoh

 Sore itu aku masih saja duduk di kamar sambil melamun. Terlintas dibenakku rasa tak percaya bahwa dia sudah memutuskan hubungan denganku alias tak ada hubungan spesial (pacaran) diantara kau dan aku. Kau rela meninggalkanku dan melupakanku hanya untuk mengejar cinta yang lain. Kau tak sadar sudah 2 tahun lamanya kau dan aku menjalin hubungan, dan berapa banyak waktu yang kita lewati bersama. Tak berartikah diriku bagimu? sampai kau melirikkan matamu ke orang lain???

Shiitt..shittt,… itulah kata-kata yang keluar dari mulutku…”astagfirullah., tuturku.

Betapa bodohnya aku sampai bisa-bisanya aku ternego, terhipnotis dengan semua omonganmu itu…dan betapa muaknya aku melihat sikapmu yang seperti itu. Tak sadar aku dikejutkan oleh foto-foto mesra dia dengan pacar barunya di akun instagram milik Rendy.

Dalam benakku, tega sekali kau… sudah 2 tahun ini aku berusaha untuk menjaga perasaanmu dari kejauhan walaupun kita berjarak jauh, kalau anak sekarang bilang LDR (dibaca long distance relationsip) apalah itu pokoknya.

 

Dan tak lama kemudian aku bergegas membuka akun sosmed cewek barunya Rendy dan langsung aku chatt.

Hey… tuturku malas (di chatt).

Hey juga… siapa ya?  Tuturnya

Aku Putri… kamu? Oh ya… salam kenal yak! Tuturku malas

Aku Melany..salam kenal juga. Tuturnya

Oh ya… Btw  kamu pacar barunya Rendy? Tuturku malas

Hemz… itu kata-kata terakhir yang aku ucapkan di chattingan kita. Lalu aku membiarkan chatt dia tanpa satu kata dariku saking gregetnya aku dengan rendy si mantan yang hanya tergiur dengan kecantikan saja. Yang bikin hebatnya lagi membuat aku sok setelah beberapa detik aku chatt dengan melany…si rendy buaya itu langsung pajang foto mesranya dia yang habis jalan berdua  kalau orang bilang sekarang uploadlah.

Dalam benakku… tega banget sih dirimu rendy buaya??? Nggak menghargai banget perasaanku selama ini. Shittt….. itulah kata-kata yang selau keluar dari mulutku saking gregetnya aku ke dia.

Semenjak malam itu aku berusaha menutup mataku dan berusaha melupakan mantan pacar yang hanya tergiur akan kecantikan, dan detik itu juga aku block semua akun sosmed dia agar aku bisa nenangin hatiku untuk menghapus nama dia dihatiku.

Hari ini, hari aku masuk kuliah. Telah aku tanamkan di benakku untuk tidak mengingat lelaki itu dan dalam berharap tidak mengganggu konsentrasiku dalam belajar. Namun, muka cemberutku kelihatan banget kalau lagi galau gini. Terpaksa deh pura-pura bahagia walaupun di hati lagi perih…hmm.

Tak sadar dari belakang ada yang memegang pundakku sambil berkata “hey…tutur temanku.

Hey juga dell…. oh ternyata kamu bikin kaget aja kamu nih dell, kirain aku siapa? Tuturku.

Hehehe… sorry! Sengaja biar kamu kaget ajah! Tutur della.

Ah kamu nih ada-ada aja! Tuturku.

Ya udah yuk… masuk kelas! Tutur della.

Yukk… tuturku sambil kepaksa senyum.

Setibanya di kelas, aku duduk termenung sambil mandangin HP sampai-sampai dosen nerangin aja aku gagal fokus,, hadehhh. Dalam benakku, segininya banget sih aku sampe aku memikirkan sesuatu yang nggak penting dan masih banyak impian yang harus kucapai demi aku dan ayah bunda (sambil mengetuk ngetuk kepalaku dengan tanganku). Tak lama kemudian mata kuliahpun usai.

Pengen cepet-cepet pulang rasanya dan tidur layaknya putri raja yang tertidur 100 tahun sampai akhirnya bisa banget ngelupain dia. Tuturku

Ehh Put…. buru-buru amat mau kemana neng? Tutur temanku yang namanya annisa.

Eh iya nis… mau langsung pengen pulang aja nih, lagi gak mood kalau kata anak muda jaman sekarang sih “GALAU” begiitu nyebutnya… tuturku sambil senyum kepaksa.

Oh… duduk dulu ngapa! Buru-buru amat. Cerita napa sama aku lagi ada masalahkah? Kok kelihatannya gak fokus gitu dari tadi. Tutur Annisa.

Iyah nih nis…biasa anak muda zaman sekarang suka galau, yah…seperti aku ginilah..hehe

Sebenernya aku pengen cerita ama kamu nis tapi hatiku masih terombang ambing dan dihantui rasa galau nih. Tuturku

“Emang galau kenapa sih kamu put… cerita gih barangkali aku bisa bantu. Sebagai umat muslim kitakan diharuskan untuk tolong menolong sesama”,Tutur Annisa.

“iyah put… mkasih yah! Tapi…gimana kalau aku ceritanya besok aja…aku pengen pulang cepat gak sabar nih hatiku ga tenang. Aku pengen nenagin dulu hatiku biar aku kembali fokus sama semua. Tuturku

Oke deh put… besok aku tunggu cerita kamu. Jangan galau mulu loh tetep semangat friend! Tutur Annisa sambil mencoba mensupportku.

“Ya udah ya put aku balik dulu bye… assalamualaikum”. Tuturku.

Wa’alaikumsalam…hati-hati di jalan ya put… tutur Annisa

Ok guys…see you! Tuturku sambil melambaikan tangan.

Annisa, (melambaikan tangannya)

Di pagi harinya pukul 06.00 aku mulai beranjak untuk mempersiapkan diri untuk berangkat kuliah. Tiba-tiba saat melihat diri ditatapan kaca, dibenakku aku berpikir…kenapa aku masih saja memikirkan orang yang tidak memikirkanku. Ahhhh…. nggak penting! Mending aku berangkat kuliah.

Setiba di kelas…

Hey niss…. tuturku

Eh iya put…. ada apa? Tutur temanku annisa

Masa kamu lupa…katanya mau dengerin curhatan aku kemaren.mau konseling nih nis!

Oh iya put… silahkan kalau mau curhat…, pasti aku dengerin ko.. dan Insya Allah aku bantu apa masalah kamu. Tutur temanku annisa

Gini nis,.. sebenarnya selama ini aku udah punya pacar, tapi baru kemaren kemaren ini dia mutusin aku dan gak tau sebabnya apa. Kalau menurut aku sih dia pergi ninggalin aku karna ada wanita lain. Jadi intinya aku diduakan dan kemudian ditinggalkan….huhuhu sedihhh niss… dasar para lelaki setelah ada yang lebih dia pergi gitu aja ninggalin yang dulu disebutnya paling cantik. Ah bulshit….. tuturku

Hussshhtt…… istigfar putri…tutur temanku annisa

Astagfirullahaladzim….. Ya Allah. Lagian dia sih uda nyakitin hati ini. Tuturku

ndak baik omong begitu Putri, itu semua rencana Allah. Dan rencana yang telah dibuatNya adalah yang terbaik. Ikhlaskan dan memohon ampun serta berdoalah bahwasannya Allah akan memberikan ganti yang jauh lebih baik daripada dia. Tutur temanku Annisa.

Iyah nis…. thanks a lot ya.. tapi hati masi terasa diiris iris… sakit banget!!! Palagi kalau keinget mukanya pengen aku cabik-cabik ihhh…..

Ya Allah Putri… ditahan dulu emosinya, serahin semuanya sama Allah. Allah akan membalasnya ko… kamu yang sabar yah! Oh ya Put… sebenarnya didalam Islam dijelaskan baahwa kita dilarang pacaran karna pacaran itu haram.

Iya sih nis…. aku tau itu. Tuturku

Trus kenapa kamu masih suka pacaran??? Tanya temanku Annisa

Hehe…., kesepian!!! Tuturku sambil meringis

Hmm…. alasan klasik kamu nih hehe.., gini yah Putri… bukannya aku mau menggurui kamu, tapi kita disini sama-sama belajar menjadi orang yang lebih baik lagi. Perempuan yang gamau pacaran bukan berarti dia gak laku put… ataupun dia jual mahal,tapi… ada sesuatu yang harus dibenahi dalam diri mereka dari mulai pendidikan, nilai, dan terutama akhlak mereka. Maka dari itu mereka gak mau berhubungan dengan lawan jenis. Dan juga kita tahu bahwa Allah melarang kita berpacaran sebelum kita menjadi mahrom atau sah menjadi istri. Karena apa? Bahwa pacaran sebelum menikah sama saja berbuat zina. Nah… maka dari itu Put Allah melarang kita untuk berpacaran.

Oh gituh ya nis…. tuturku

Iyah put…, maka dari itu kita harus berpikir mulai dari sekarang sebelum terlambat. Kita sama-sama belajar membenahi diri kita sendiri sebelum kita menemukan pasangan kita. Karena diri kita adalah cerminan jodoh kita nanti. Mulai sekarang kita harus membenahi diri kita sendiri mulai dari menjaga pandangan, bertutur kata yang baik, dan berakhlakul karimah, Insya Allah… Allah akan memberikan kita jodoh yang mungkin jauh lebih baik dari kita put… tutur temanku Annisa sambil memegang pundakku.

Iyah nis,… terimakasih yah motivasinya, sangat menginspirasi sekali. Tuturku sambil memeluk Annisa.

Iyah sama-sama Put…. jangan galau lagi yah..tetep semangat dalam hal apapun okeh! Tutur Annisa sambil memelukku

Udah yuk…. Dosen udah dateng tuh. Yuk masuk kelas. Tuturku

Yukk….. tutur Annisa

 

(Di Kamar)

Dalam benakku, Hmm… akhirnya hati ini lega setelah dengerin Annisa omong, meskipun yah… masih dikit-dikit inget dan suka stalking akun sosmed dia sih.

mmm…  tapi,,, (terbangun dari tempat tidur dan beranjak melihat kaca)

dipikir-pikir buat apa begini terus, galau gak jelas… tuturku sambil memandang diri di kaca.

 

(Adzan)

Udah adzan magrib, mending aku solat dulu… tuturku sambil bergegas mengambil air wudhu.

Selesai solat aku langsung berdoa,

Ya Allah beginikah aku mengatasi sebuah permasalahan, kegelisahan yang selalu ada di diri ini membuat hati tak tenang dalam setiap hal apapun, maafkanlah segala kesalahanku yang selama ini lalai dalam perintahmu, dan juga tidak menyertakakanMu disetiap pilihanku. Semoga semua ini menjadi pembelajaran dalam hidupku, Amin…. tuturku dalam hati sambil mengusap wajah.

 

 

Paginya, (Di Kampus)

Pagi nis… tuturku sambil senyum semangat

Iyah put pagi juga,… kayaknya udah mulai semangat lagi nih hehe… tutur temanku Annisa

Hehe iya nih nis, terima kasih yah inspirasi dan nasehatnya kemaren. Ternyata rizki itu bukan berupa uang saja ya,,, tapi teman yang mengajak dalam kebaikan itu menurut aku rizki terbesar dalam hidup aku…tuturku

Alhamdulillah… terima kasih aku ucapin kembali put…semoga kita tetap dalam lindunganNya, senantiasa diberi kesabaran, petunjuk, dan juga keistiqomahan dalam mencari ridhoNya, Amin. Tutur Annisa

Amin Ya Rabbal’alamin… tuturku

Oh iya Put,.. jangan galau lagi yah tentang cowok, kan masih banyak di luar sana yang nunggu dan mau sama kamu. Suatu saat dan di waktu yang tepat pasti Allah akan mendatangkan kepadamu lelaki yang baik. Maka dari itu sebelum waktu itu datang, yuk kita sama-sama membenahi diri kita dulu karena apa? Karena jodoh atau pasangan kita nanti adalah cerminan diri kita. Tutur Annisa

Iyah nis… terima kasih banyak yak, aku akan berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumya dan berusaha untuk istiqomah untuk mencari ridhoNya. Tuturku

Heyyy,,, salah kamu kalau omong begini sama aku, berdoa dan meminta ampun sama Allah bukan sama aku putri. Okeh! Tutur Annisa

Hehe iyah…okeh tuturku

Yuk masuk kelas dulu yuk put…tutur temanku Annisa

Yukk….tuturku

 

(Beberapa bulan kemudian menginjak akhir semester)

Di luar kelas,

Hey… tutur lelaki tak dikenal

Hey juga… ada apa ya? Tuturku

Enggak apa-apa kok, Cuma mau negur aja. Soalnya udah lama dan sering ngeliat kamu tapi aku gak tahu  nama kamu, kalau boleh kenal nama kamu siapa? Tuturnya

Oh gituh…, nama aku putri. Kamu??? Tuturku

Aku lukman Hakim. Bisa dipanggil lukman kalau gak hakim..hehe, oh iya salam kenal yah?! Tuturnya

Iyah… salam kenal juga. Tuturku

Oh iya kamu semester akhirkan? Bagaimana dengan skripsi kamu? Udah disiapkankah? Tuturnya

Iyah aku semester akhir, emang kamu juga semester akhir? Tapi aku gak pernah lihat kamu ya??? Emang kamu prodi apa? Kalau dengan skripsiku sih dalam proses nih…tuturku

Iyah aku semester akhir, ya namanya juga banyak orang di kampus,hehe…. aku prodi bahasa inggris. Tuturnya

Iya juga sih…hehe tuturku

Ya uddah yah aku mau masuk dulu, nice to meet you putri. Tuturnya

Ok nice to meet you too… tuturku

 

Setiba di kamar,

Langsung deh rebahan kalau udah sampai kamar gini. Uukhh… capek banget.

Dalam benakku sambil berpikir, lukman Hakim… kok selama ini aku gak pernah ketemu dia ya??? Tuturku sambil menarik alis kanan ke atas.

Kok aku jadi kepikiran gini sih sama dia, kalo anak muda jaman sekarang sih bilang BAPER. Haduh Putri…Putri…, tuturku sambil jedotin kepala pakai tangan

 

Paginya,

Hey nis… pengen cerita nih sama kamu. Tuturku

Boleh, cerita ajah! Emang mau cerita tentang apa nih? Tutur Annisa

Gini loh nis… kemarenkan aku lagi nunggu dosbing (dosen pembimbing) skripsiku. Tiba-tiba ada yang nyamperin aku nis…, awalnya aku gak kenal tErus dia minta kenalan. Namanya  lukman Hakim gak nanya sih prodi apa. Gak tau kenapa baru aku kenal dan ketemu dia sehari kemarin langsung kepikiran sampe rumah nih nis… ada apa yah??? Tuturku sambil memikirkan hal itu.

Eettss….. jaga pandangan jaga perasaan bersabarlah temanku…, katanya kemarin maubelajar istiqomah. Sabar yah pasti Allah memberikan dan mendatangkan diwaktu yang tepat. Oh ya Putri aku pernah baca “yakinlah ada sesuatu yang menantimu selepas banyak kesabaran yang kau jalani, yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa pedihnya rasa sakit.

Oh begitu yah nis… tuturku

Iyah put… maka dari itu kita harus sabar dalam situasi yang begini adanya, dengan ditambah kita semester akhir yang akan wisuda Put. Karena apa semester akhir biasanya dibayang-bayangi dengan kata nikah-lanjut S2-atau kerja, apalagi kita sebagai kaum hawa. Lebih-lebih kita harus memikirkan ini juga Put. Yang terpenting kita selalu berdoa dan berserah diri sama Allah agar dimudahkan segalanya. Dan jangan Put… sertakan Allah dalam setiap pilihan. Okeh! Tutur temanku

Okedeh Nis…. terima kasih yah atas ilmu dan nasehatnya. Semoga aku bermanfaat dan aku bisa lebih memahami semuanya. Tuturku

Iyah sama-sama Put… tutur temanku Annisa

 

(Sehari menjelang wisuda)

Alhamdulillahi ala kulli hal…. Alhamdulillah Ya Allah besok wisuda. Tuturku

Telpon Annisa ah, kangen deh sama dia.

Tut..tut…tut…

Hallo Assalamualaikum… temanku Annisa

Wa’alaikumsalam Nis… apa kabar? Gimana untuk persiapan besok sudah siapkah? Hehe tuturku

Alhamdulillah siap lahir batin Put..hehe tutur temanku Annisa

 

(Acara Wisuda)

Alhamdulillah akhirnya kita semua lulus tepat waktu ya Nis… tuturku sambil memeluk Annisa

Iyah alhamdulillah Put… berkat kesabaran, doa, usaha, dan perjuangan akhirnya Allah tetapkan kita untuk lulus tepat waktu. Tutur temanku

Tak lama kemudian setelah aku dan temanku ngobrol tentang keberhasilan kita dan lain lain, dari jauh ada seorang lelaki yang menghampiri kita.

Itu siapa sih Put… ko berjalan ke arah kita. Tutur Annisa

Siapa sih Nis… yang mana? Tuturku

Ituloh Put… tuh tuh. tutur Annisa

Hey Put… Selamat yah atas wisudanya semoga ilmunya bermanfaat dunia maupun akhirat. Aminn tutur Reza

Iyah amin amin amin…begitupun denganmu ya Reza, semoga manfaat juga. Oh ya za…kemana ajahkemaren kok setelah kitabertemu kemarin kamu gak pernah nongol lagi za. Tuturku

Hehe…gak kemana-kemana kok, Cuma kemarin lagi sibuk thesis ajah Put. Tuturnya

Loh bukannya kamu skripsi? Bukan thesis? Kirain kamu S1, ternyata S2???  Tuturku

Iyah… aku alhamdulillah aku S2. Tuturnya

Oh ya za… ini temenku aku

Aku Annisa, salam kenal kak… tutur Annisa mengangguk kepala

Aku Reza, salam kenal juga ya. Oh iya dek boleh pinjem Putrinya sebentar dek. Kakak pengen obrol sama dia sebentar saja! Tuturnya

Hehhe kakak… ko pinjam sih bilangnya kayak apa ajah! Iyah boleh kak silahkan…

Gih Put… tutur Annisa

Hehe iyah Nis… terima kasih yah! Tuturku

Iyah Put..sama-sama, aku nemuin orang tua aku dulu yah! Tutur Annisa

Iyap… tuturku

 

(Taman kampus)

Eh za… mau omong apa nih sampai ke taman segala. Tuturku

Hehe iya nih put, ada alasan yang spesifik kenapa aku ngajak kamu ngobrol sampai sini. Aku pernah membaca dari Maimun zubair, Kyai karismatik asal Rembang Jawa Tengah beliau berkata, “ kalau seandainya kamu memilih pasangan itu dia yang tidak terlalu paham dengan dunia. Karena apa sholehnya seorang anak yaitu dari sholehnya ibu yang melahirkan anaknya tadi. Jadi intinya dari pernyataan beliau diatas itu adalah kamu bisa mempunyai anak yang sholeh, sholehan, maupun alim dan alimah, itu jikalau istrimu nanti tidak terlalu mengenal urusan duniadan patuh terhadap suaminya kelak. Tutur Reza

Hmm… iyah memang bener itu za… terima kasih ya pesan yang bagus ini semoga brmanfaat buat aku. Tapi,… omong-omong kok kamu tiba-tiba ngajak aku ngobrol berdua di taman dan juga kamu omongin tentang itu kenapa za??? Tuturku

Gak ada apa-apa kok Put… aku Cuma pengen berbagi ilmu aja dengan kamu. Tuturnya

Oh gituh terima kasih banyak yah uda berbagi ilmu denganku, oh ya kamu dateng ke wisuda ini mau lihat adek kamu atau siapa? Tuturku

Enggak ko aku mau lihat wisuda kamu Put..tuturnya

Loh… kok saya??? Tuturku kaget

Iya lihat kamu…hehe tuturnya

kamu tahu dari mana kalau hari ini aku wisuda, iya sih kita satu kampus tapikan… aku uda lama nggak ngelihat kamu lagi setelah ketemu pertama kemarin! Tuturku

haha… iya donk, saya selalu update kok. Tuturnya sambil tersenyum

oh ya udah terima kasih juga ya uda dateng dan juga ilmunya tadi. Tuturku

ya udah yuk balik… orang tua kamu nanti nunggu loh. Tutur Reza

ok..yukk,… tuturku

 

(Keesokan harinya di rumah)

Tok…tok…tok…

Sayang… ada yang nyariin kamu di bawah, cepet turun ya nak! Tutur bunda.

“Iyah bun… bentar lagi Putri turun. Tuturku

 

(Ruang tamu)

Loh… kamu Za!

Assalamualaikum om…tante… tuturku sambil berjabat tangan

Waalaikumsalam nak… om dan tante menjawab

Reza…kok nggak bilang-bilang kalau mau ke rumah?! Tuturku

Iyah Put maaf… tutur Reza

Gini loh Putri sayang… Reza dan orang tuanya kesini bertujuan untuk melamar kamu. Tutur ibu

Betapa terkejutnya aku setelah mendengar ini semua langsung aku menatap ayah dan bunda.

Ayah…bunda… tuturku

Iyah sayang…ayah bunda serahin semua ke kamu nak. Tutur ayah

Jadi gimana nak??? Tutur ibu

Bismillah… semoga ini pilihan terbaik Putri. Iyah bun yah… Putri mau tuturku

Ayah dan ibu menganggukkan kepalanya, sembari tersenyum bahagia. Begitupun denganku aku sangat bahagia.

Dalam benakku, ternyata menjaga, mendandani hati dan lebih banyak mendekatkan diri pada Allah. Allah akan tetapkan jodoh yang baik. Bahwa janji Allah adalah ketetapan yang pasti.

 

Dan akhirnya kita menikah, dengan penuh kebahagiaan.

dan tanpa disadari jodoh akan datang sendirinya dengan ketetapan dan ketentuan Allah. Dalam mendandani hati dengan penuh kesabaran dan keistiqomahan Allah akan tetapkan jodoh yang baik sesuai dengan pilihannya. Setelah berkeluarga Allah permudah semua termasuk rizki. Ya… tapi jangan buru-buru dalam mengambil keputusan sertakan Allah dalam setiap pilihan.

 

SEKIAN!!!

 

 

 

Saya adalah Ni’matul Hasanah, anak pertama dari dua bersaudara, dilahirkan 20 tahun yang lalu di kabupaten Magetan tepatnya pada tanggal 22 Desember tahun 1995. Saya dilahirkan di keluarga yang bisa dibilang cukup sederhana. Saya berasal dari pondok pesantren yang terletak di ponorogo. Saya adalah salah satu orang yang pemalu sekaligus tidak pandai berbicara di khalayak umum. Tapi saya sangat suka dengan menulis dan menggambar. Dulu di pondok pesantren menjabat sebagai language section dan information section. Tapi ketika saya mendapatkan jabatan itu dalam benak saya, saya tidak bisa apa-apa tetapi kenapa saya dipilih menjadi bagian itu.

 

Tetapi setelah saya menekuni Alhamdulillah saya mendapatkan banyak ilmu, pengalaman serta teman yang banyak. Perlahan tapi pasti saya mulai mengetahui hikayat manusia makhluk sosial, saya mulai aktif dalam kepanitiaan, mengenal banyak teman yang inspiratif dan kreatif. Dari situ saya termotivasi untuk lebih mengembangkan apa bakat yang saya miliki. Meskipun saya masih belum berprestasi tetapi saya yakin kemampuan seseorang bukan dihitungdari banyaknya piala yang mereka dapat tetapi bagaimana dia dapat berguna dan bermanfaat bagi orang lain. Entah mulai kapan saya tertarik untuk menulis sebuah cerpen, saya bisa dibilang orang yang mentah dan tau apa-apa tentang menulis cerpen.

 

Saya harap ini adalah langkah awal dalam mengeksplorasi bakat yang saya tekuni yaitu menulis. Karena menurut saya menulis adalah luapan emosi dalam bentuk non lisan, dengan ini saya dapat mencurahkan apa yang ada dipikiran saya. Bimbingan dan kritikan saya sangat harapkan dalam penulisan cerpen pertama ini. Dengan ini saya berharap agar saya lebih termotivasi dan lebih bisa mengembangkan bakat yang saya tekuni dengan istilah “yang muda yang berkarya”, slogan ini merupakan motivasi saya karena apa, dengan jiwa muda kita dapat mengubah dan mengeksplorasikan ide-ide baru kita agar bermanfaat bagi orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s